Bekerja Untuk Dunia Atau Akhirat ?

Bagi teman-teman yang telah menemukan passion dan menjadikannya sebagai sebuah bisnis tentu sangat semangatnya membara sekali sampai lupan akan waktu.

Salah satu ciri utama passion adalah lupa waktu

Positif sebenarnya, saya juga pernah mengalami hal yang sama. Seneng optimasi bisnis online, lupa waktu makan, gak ada beda istirahat siang atau malam, yang pasti ngantuk baru tidur.

Namun ada satu yang fatal yaitu melupakan ibadah. Atau minimal mengulur waktu shalat, zikir nya dikit karena uda gak tahan ngelanjutin kerjaan. Bahkan saat menghadap Tuhan pun pikirannya kemana-mana.Aku yakin ini sangat sering terjadi.

Kita tahu bahwasanya tujuan dari sebuah pekerjaan adalah kepuasan dan rezeki berupa uang. Dimana uang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Kita sedikit lupa bahwasannya Allah-lah yang menentukan rezeki manusia.

Saya bertemu dengan beberapa orang di komunitas IIBF. Tidak sedikit dari mereka yang hidupnya terbilang cukup santai tapi rezeki mengalir deras sekali

Mas Primo menceritakan seorang Dokter yang memiliki tempat praktek, sorum mobil dan sebuah mushola kecil. Beliau hanya menghabiskan sedikit waktu di pagi hari untuk praktek, siang cek sorum sebentar, selebihnya beliau mengajarkan agama di mushola.

Ya gak perlu ditelan mentah-mentah juga sih. Tapi pasti kehidupan yang seimbang antara dunia dan akhirat seperti itu akan terasa lebih damai.

Jika kita bekerja untuk kebaikan akhirat, In Shaa Allah dunia nya masih dapet, tapi kalau kita fokus terhadap kebaikan dunia saja, maka kita akan menyesal kelak di akhirat yang kekal itu.

“Demi Allah, Dunia ini dibanding akhirat ibarat seseorang yang mencelupkan jarinya ke laut, air yang tersisa di jarinya ketika diangkat itulah nilai dunia ( akhirat = laut) ”

(HR Muslim).

Comments 2

  1. Kharis

    Saya memilih rezeky BAROKAH dunia akhirat, Kak Wildan Alkatiri. Doa restu orang tua itu ajaaib banget loh. masalah lupa waktu itu bukan sesuatu yang wajar loh. Hidup Sehat dan bahagia, pasti punya manajemen waktu yg bagus, makasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *