Pajak Indonesia VS Swedia, Bumi dan Langit!

Orang Swedia ini juga pasti ribut dan pusing soal pajak. Pajang penghasilan orang swedia ini sampai 45%. Dapat gaji dan penghasilan, hampir separuh gajinya diambil oleh pemerintah (rampok bung!). Di Indonesia, kena pajak 5% saja udah pada ribut, apalagi bila misal pajak penghasilan dikenakan 20%. Bahkan tidak sedikit dari UKM kita, lokasi nya cari se ‘ndelusup’ mungkin agar tak tercium pegawai pajak.

Meski dengan pajak yang tinggi di Swedia jarang sekali ada masalah dalam pengemplangan pajak maupun bayar pajak.

Kenapa?

Karena pendidikan yang mereka terima dari kecil sampai lulus universitas terbaik semuanya adalah GRATIS. Public transport sangat bagus dan murah meriah. Jalan yang rapi dan bersih, asuransi kesehatan seperti BPJS tidak diperlukan lagi karena Rumah sakit swasta dan pemerintah mengutamakan keselamatan pasien dulu, baru biaya belakangan. Bila tak sanggup bayar akan di bantu pemerintah.

Maling sangat sedikit sekali, karena pengangguran akan ditanggung pemerintah sampai dengan 75% gaji terakhir mereka. Jarang sekali terjadi keributan sampai kerusuhan disana.

Satu lagi contoh gambar ini, adalah situasi kemacetan di sebuah jalan tol, karena terjadi kecelakaan. Uniknya, kecelakaan masih jauh di depan, tetapi mobil-mobil sudah berdiri rapi dan dan menyisakan 1 lajur.

Tujuannya sangat jelas, supaya mobil penolong ( polisi atau ambulans ) bisa segera sampai ke lokasi kecelakaan, sehingga lokasi kecelakaan cepat dibersihkan sehingga jalanan bisa lancar kembali.

Lalu maksudnya apakah di Indonesia tidak bagus ? well setiap orang dilahirkan sama, pasti mempunyai sifat kebaikan yang sama, tetapi yang pasti beda hanyalah di pendidikan, dan bila pendidikan kita semakin maju, di masa mendatang, tidak ada lagi orang-orang ribut karena uang lagi.

Credit :
SAIFUL NANG
Stockholm

—–

Ya, iniah alasan saya pribadi untuk ikut andil dalam dunia pendidikan. Saat ini saya sedang mempersiapkan sebuah situs pendidikan dalam bidang bisnis. Semoga semakin banyak orang yang terbantu kelak.

Pengetahuan memang tidak menjamin sukses. Tapi tanpa pendidikan kehidupan ini menjadi lebih sulit

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *